Welcome to the Marscymovie

Terimakasih kerana singgah di lelaman MarscyMovieTime.Lelaman ini MarscyMovieTime hanya mengandungi filem yang pasti akan menghiburkan hati sesiapa yang menonton filem di lelaman ini.Filem seram, jenaka ,romantis dan kesedihan yang pasti menghiburkan kita semua.

Jalan cerita dalam filem/drama kadang kala memberi satu contoh kepada kita .Jalan cerita dalam sebuah filem kadang kala ada membawa kebenaran bahawa ia sebenarnya terjadi di luar sana.Filem/drama mempunyai jalan cerita yang berbeza dan dari sudut penonton pasti anda akan dapat menilaikan kebaikan dan kejahatan dalam setiap filem/drama.Filem/drama cerita berakhir dengan kebahagian , kesedihan.

Selamat menonton......

Thank you for stopping by at MarscyMovieTime.This MarscyMovieTime website contains only film that will open the heart of those who watch the movie at the website.Horror, humor, romance and heartbreak that will entertain us all.

Storylines in the film / drama sometimes give an example to us. The story in a movie sometimes have the truth that it actually happened out there.Filem / drama has a different story from the perspective of the audience and you will be able to evaluate the good and evil in every movie / drama that ends with happiness, sadness.

And enjoy ......

Sunday, April 11, 2010

JAKA SEMBUNG 1981


Latar belakang peristiwanya zaman penjajahan Belanda. Jaka Sembung alias Parmin (Barry Prima), jawara sakti Kandanghaur, memberontak atas ketidakadilan Belanda yang antara lain mengharuskan para tawanan bekerja paksa. Untuk menumpas Jaka Sembung, Belanda mengadakan sayembara. Maka muncullah jawara sakti lain, Kobar (S. Parya) yang kalah dan kemudian Si Hitam (WD Mochtar) yang punya ajian Rawarontek yang membuatnya tak bisa mati bila tubuhnya menyentuh tanah. Usaha Jaka Sembung akhirnya berhasil berkat bantuan Surti (Eva Arnaz), pacarnya, Maria (Dana Christina), anak komandan setempat yang tak setuju dengan ayahnya, dan seorang dukun sakti yang mampu memberi ajian pada Jaka Sembung dan menyembuhkan kebutaan Jaka dengan "mencangkokkan" mata Surti yang meninggal. Suatu pameran tipuan fotografi karena pada dasarnya film ini juga pameran pertentangan tenaga dalam ilmu hitam dan putih, yang pada efek nyatanya sama, tapi yang putih berdasarkan lafal-lafal agama.



No comments:

Post a Comment